CINTA SMA
Di bangku kayu kelas tua
kita belajar mengeja rasa
di antara buku, kapur, dan tawa
cinta tumbuh tanpa banyak kata
Tatapan sederhana di lorong sekolah
senyum malu saat bel berbunyi pulang
surat kecil terselip di buku sejarah
menjadi saksi hati yang sedang berkembang
Cinta SMA bukan janji selamanya
ia hadir polos, jujur, dan sederhana
tentang menunggu di depan gerbang
tentang cemburu yang cepat datang dan hilang
Ada harap yang tak sempat terucap
ada rindu yang terpaksa disimpan
saat kelulusan memisahkan langkah
dan mimpi menuntun kita ke tujuan berbeda
Kini waktu telah jauh melangkah
namun kenangan itu tetap ada
cinta SMA, singgah sebentar di hati
namun abadi dalam cerita masa muda
