Karya : Wilhelmus Nara Lepuen (XI A)
Ada seorang pemuda desa, dia memiliki mimpi yang sangat bagus dalam membangun desa. Pemuda itu melihat teman-teman yang terjerumus di dalam dunia alkohol dan kehilangan mimpi dan harapan mereka. Pemuda itu mulai berinisiatif dan berpikir untuk mengubah jalan teman-temannya. Dari situ akhirnya dia memutuskan kelompok pemuda yang berfokus pada kegiatan positif seperti olahraga futsal di setiap malam minggu. Dari satu ide dan langkah, banyak pemuda yang terpengaruh dari ide sang pemuda tersebut. Dalam beberapa minggu ini kelompok tersebut mulai berkembang pesat. Setahu saya di setiap malam minggu mereka menggunakan waktunya untuk bermain futsal.
Akhirnya timbullah dipikiran mereka kata-kata motivasi. Kita menghabiskan waktu ini di setiap malam minggu untuk duduk di tempat yang menjual minuman alkohol, lebih baik kita bermain futsal supaya ada kesehatan. Teman-teman kita tak mencari orang lain lagi untuk memperkuat tim. Menghindari alkohol dan juga rokok. Mereka pun mulai membentuk sebuah tim futsal kecil, yang menimbulkan sikap-sikap positif di dalam tim yaitu sikap persatuan dan kesatuan. Pemuda itu merasa bangga karena beberapa adik-adik junior, idenya bisa tercapai walaupun belum maksimal 100% untuk menghapus dunia alkohol. Kemudian pemuda itu berpesan kepada adik-adik juniornya katanya, “Kalau kau mau masa depan kamu jangan hancur dengan alkohol dan merokok maka jauhilah merokok dan jauhilah alkohol. Dan juga terus kembangkan talenta atau bakat bola-mu.”
