SMA Negeri 1 Lebatukan melaksanakan kegiatan ujian sekolah yang mengintegrasikan penilaian projek lintas mata pelajaran dan ujian teori. Kegiatan ini diawali dengan laporan ketua panitia dalam yang menyampaikan bahwa jumlah peserta ujian sebanyak 70 orang. Para peserta tersebut terbagi dalam 8 kelompok lintas mata pelajaran, dengan jumlah anggota masing-masing kelompok berkisar antara 6 hingga 9 orang.
Dalam laporan tersebut juga disampaikan bahwa seluruh pembiayaan kegiatan ini dibebankan pada anggaran TKA dan BOS. Selanjutnya, Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum menjelaskan bahwa pelaksanaan ujian tulis dilakukan menggunakan sistem Learning Management System (LMS). Beliau berharap agar para siswa dapat memanfaatkan sisa waktu yang ada dengan lebih efektif dalam mempersiapkan diri. Pada akhir laporannya, beliau mengutip pernyataan tokoh pendidikan John Dewey bahwa “Pendidikan bukan hanya persiapan untuk hidup, tetapi pendidikan adalah hidup itu sendiri.”
Sambutan Kepala Sekolah dalam kegiatan ini diwakili oleh Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan, Bapak Kalixtus Koleq, S.Pd., Gr. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa dalam proses pembelajaran terdapat tiga tahapan utama yang harus dilalui, yaitu proses, penilaian, dan evaluasi.
Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa sistem penilaian pada tahun ini mengalami perubahan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Jika sebelumnya kelulusan ditentukan melalui Karya Tulis Ilmiah (KTI), maka pada tahun ini penilaian dilakukan melalui dua komponen utama, yaitu ujian proyek lintas mata pelajaran dan ujian teori. Kedua komponen tersebut memiliki bobot yang seimbang, masing-masing sebesar 50%.
Beliau juga mengingatkan para siswa agar mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin, mengingat waktu tatap muka yang tersisa relatif singkat. Selain itu, siswa diimbau untuk menjaga kesehatan, menghindari kegiatan yang kurang bermanfaat, serta memanfaatkan waktu secara efektif demi mencapai hasil yang optimal.
Melalui pelaksanaan ujian ini, diharapkan para siswa tidak hanya mampu menunjukkan penguasaan materi secara teori, tetapi juga keterampilan dalam mengintegrasikan pengetahuan melalui proyek lintas mata pelajaran.

Mantap